Panduan Siswa · Edisi 2026
Menulis puisi,
langkah demi langkah.
Panduan bergambar untuk siswa. Mulai dari membuat akun, menulis draf, memindai tulisan tangan, sampai mengirim puisi untuk dinilai. Tema program: Rukun dengan Teman.
Persiapan
Sebelum mulai menulis
Tidak perlu pandai dulu. Yang penting kamu punya satu pengalaman yang ingin diceritakan.
Siapkan akun
Gunakan email aktif, nama asli, nama sekolah, dan kelasmu. Akun siswa dibuat lewat halaman Daftar.
Pilih satu momen
Ingat saat kamu dibantu, bermain bersama, meminta maaf, atau melihat teman yang berbeda pendapat.
Siapkan alat
Kertas dan pensil untuk draf. Kamera HP untuk memotret tulisan tangan. Laptop untuk mengetik, bila ada.
Peta perjalanan
Enam langkah, satu puisi
Ikuti urutannya. Kamu bisa berhenti di tengah jalan dan melanjutkan draft kapan saja.
Langkah pertama
Daftar dan aktifkan akun
- Buka halaman Daftar. Isi nama lengkap, email aktif, sekolah, dan pilih peran Siswa.
- Isi kelas dengan benar. Contoh:
4Aatau6B. Kelas wajib untuk siswa. - Buat password. Minimal 8 karakter. Klik ikon mata di kanan kolom untuk memeriksa ejaan password.
- Centang persetujuan. Setujui ketentuan penggunaan dan kebijakan privasi, lalu klik Daftar.
- Buka email verifikasi. Klik tautan dari PUISI NUSANTARA. Bila tidak masuk, periksa folder spam atau kirim ulang tautan.
Langkah kedua
Masuk dan kenali dashboard
Setelah akun aktif, buka halaman Masuk dan isi email atau username serta password. Gunakan ikon mata bila ingin memastikan password tidak salah ketik.
Di dashboard, kamu akan melihat:
- Tulis puisi — membuka editor untuk membuat karya baru.
- Puisi saya — daftar karya beserta statusnya.
- Pengumuman — informasi tenggat dan kegiatan dari sekolah.
Simpan halaman ini. Kamu dapat kembali ke dashboard kapan saja lewat menu atas.
Langkah ketiga
Tulis puisi di editor
Klik Tulis puisi, lalu isi judul dan isi puisi. Tulis satu pikiran atau perasaan pada setiap baris. Tekan Enter untuk pindah baris.
- Ketentuan umum: 12–20 baris, maksimal 20 baris.
- Siswa SD pemula: minimal 8 baris.
- Baris kosong tidak dihitung. Penghitung baris membantu kamu memeriksa panjang puisi.
Contoh puisi · 12 baris
Sahabat di Bangku Sebelah
Di bangku kayu tempat kita duduk,
tawa kecil tumbuh jadi cerita.
Kau berbagi bekal tanpa diminta,
aku belajar nama sebuah peduli.
Saat soalku sulit terbaca,
kau bisikkan jawaban dengan sabar.
Saat langkahmu mulai lelah,
aku temani pulang sampai gerbang.
Kita berbeda dalam banyak hal,
tetapi tidak dalam menjaga teman.
Rukun bukan hanya kata di dinding,
ia hidup dalam hal-hal kecil.
Contoh untuk belajar. Jangan disalin mentah-mentah — tulis pengalamanmu sendiri.
- 1Judul
Singkat, memikat, dan menggambarkan isi puisi.
- 2Bait
Kelompok baris. Contoh di samping memiliki tiga bait.
- 3Baris
Satu baris berisi satu pikiran atau gambar. Jangan terlalu panjang.
- 4Pesan
Perasaan atau pelajaran yang ingin kamu bagikan kepada pembaca.
Langkah keempat
Simpan draft
Klik Simpan draft
Simpan sebelum meninggalkan halaman. Draft bisa kamu buka dan ubah lagi kapan saja.
Periksa penghitung baris
Pastikan jumlah baris sudah sesuai. Baris kosong tidak dihitung, jadi rapikan baitmu.
Kenali aturan satu karya
Boleh ada beberapa draft, tetapi hanya satu puisi yang aktif untuk dinilai.
Langkah kelima
Unggah scan dan ambil teks (OCR)
Siapkan foto yang jelas
Foto dari atas, terang, tidak miring, dan seluruh tulisan terlihat. Format JPG, PNG, WebP, atau PDF, maksimal 5 MB.
Unggah scan
Buka halaman karya, masuk ke bagian Scan tulisan tangan, pilih berkas, lalu klik Unggah scan.
Ambil teks
Klik Ambil teks, setujui pengiriman scan, lalu tunggu hasil OCR muncul di editor.
Ambil teks dari scan (OCR)
OCR mengubah gambar atau PDF tulisan tangan menjadi teks. OCR bukan AI penulis — ia hanya membantu memindahkan tulisanmu ke editor.
- Klik Ambil teks dan setujui pengiriman scan ke layanan OCR.
- Tunggu sampai hasil muncul di halaman editor.
- Bandingkan hasilnya dengan tulisan asli. Perbaiki huruf, ejaan, dan baris yang salah baca.
Langkah keenam
Periksa, lalu kirim puisi
Checklist sebelum kirim
- Judul sudah tepat dan tidak ada salah ketik.
- Jumlah baris sesuai ketentuan.
- Ejaan dan tanda baca sudah diperiksa.
- Puisi ditulis sendiri, tanpa AI atau mengambil dari internet.
- Hanya satu puisi yang akan aktif dinilai.
- Scan tulisan tangan sudah diunggah, bila diwajibkan sekolah.
Buka halaman karya, centang empat pernyataan keaslian, lalu klik Kirim puisi. Status akan berubah menjadi Dikirim.
Setelah dikirim
Arti status karyamu
Tanya jawab
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah harus membeli buku untuk ikut?
Tidak. Menulis puisi gratis. Pembelian buku bersifat sukarela dan tidak memengaruhi penilaian.
Boleh membuat lebih dari satu puisi?
Boleh. Namun hanya satu puisi yang aktif untuk dinilai. Mengirim puisi baru akan menggantikan puisi aktif sebelumnya.
Apakah boleh memakai AI?
Tidak. Puisi harus kamu tulis sendiri. OCR hanya dipakai untuk mengubah foto tulisan tangan menjadi teks, bukan untuk membuat puisi.
Haruskah menulis tangan?
Penulisan dilakukan manual dengan pendampingan guru. Kamu boleh mengetik ulang di editor atau memindai tulisan tangan.
OCR bisa dipakai berapa kali?
Saat ini 1 kali per puisi. Batas dapat diatur admin. Bila habis, ketik manual atau minta bantuan admin.
Lupa password?
Buka halaman Lupa password, masukkan email, lalu ikuti tautan yang dikirim.
Siap mencoba?
Puisi pertamamu dimulai dari satu baris.
Ceritakan satu pengalaman sederhana. Periksa, simpan, lalu kirim. Tim sekolah dan editor akan membacanya.